ARTIS DADAKAN

Sunday, March 18, 2012


 by : Putu Saddam

Hari sabtu adalah hari yang paling membosankan. Mereka sibuk dengan kegiatannya masih-masih. Hanya aku yang merasa sendirian tanpa ada tujuan. Setiap malam minggu aku terdiam sendiri didepan layar kaca. Benar-benar membosankan. Aku selalu berdoa malam minggu cepat berganti dan berganti hari minggu.
            Sam kencan dengan kekasihnya. Entah dia pergi kemana. Handphonennya tidak bisa dihubungi. Selalu seperti itu setiap malam minggu. Mungkin agar tidak ada yang mengganggu kencannya.
            Dani setiap malam minggu menghilang. Aku tidak tahu dia dimana. Dia pergi tidak jelas. Setiap ditanya dia selalu menghindar mungkin agar tidak ada yang tahu.

            Setiap malam minggu Yogi tak mau diganggu. Dia memilih untuk berlatih drum. Dia tak ingin pergi dari rumahnya. Hanya diam dirumah tanpa memedulikan yang lain.
            Aku bosan berada dirumah terus. Aku jalan-jalan mengelilingi kota semarang dengan sepeda motorku. aku berhenti di taman KB menyaksikan hiburan live musik. Hari ini temannya koes plus. Semua lagu koes plus yang pernah nge-hit dinyanyikan kembali. Sungguh sangat menghibur. Banyak pasangan pemuda-pemudi ikut menyaksikannya. Mereka juga tak segan-segan ikut bernyanyi. Walaupun vokalisnya sudah tua tetapi suaranya masih bagus dan enak didengar. Kalau aku lihat mungkin usianya sudah 40an lebih. Vokalis band tersebut terkadang memberikan lelucon. Para penonton tertawa mendengarkan leluconnya.
pembawa acara tersebut menawarkan salah satu penonton untuk naik ke panggung menyanyikan lagu koes plus. Aku melihat seseorang dara  maju kedepan dan naik kepanggung. Sebelum menyanyi salah satu pembawa acara mewawancarainya.
“Wah cantik sekali.” Ucapku dalam hati.
“nama kamu siapa?” Tanya salah satu pembawa acara.
“Lara.” Bagus sekali suaranya pujiku dalah hati.
“belum nyanyi ja suaranya udah merdu gimana kalau udah nyanyi?” puji seorang pembawa acara.
“ya pastilah baru ngomong dikit ja sudah terdengar merdu gitu.”
“Lara, mau bawain tembang pa?”Timpa pembaca acara yang lain.
“why do you love my”
“wah lagunya sedih banget”
“lagi patah hati ya?”
“kasihan…….”
“ha…ha…ha…” Semua orang tertawa mendengarkan lelucon yang keluar dari pembawa acara.
            Mendengar lelucon mereka kamu hanya tersenyum manis. Padahal yang laen tertawa terbahak-bahak. Mereka menertawakanmu.
“sudah siap?” Tanya salah satu pemain band.
“sudah”
“baiklah mari kita saksikan penampilan Lara”
            Semua orang tepuk tangan. Ada juga yang bersiul saat kamu mulai menyanyi. Suaramu begitu merdu sampai-sampai membius para pendengar untuk mendengarkannya dengan seksama.   
The time has come
That we must be apart
The memory is still in
My mind
But you have gone
And you leave me alone
#
Why do you love me
So sweet and tenderly
I do everything
To make you happy
Huu…
But now everything
It’s only a dream
A dream that never comes
I only wait
Till true love will come…
            Suara tepuk tangan semakin keras dan banyak yang memuji suara kamu. Kamu memang hebat baru pertama tampil langsung menyedot perhatian mereka yang ada disini.  
“lo….mau kemana?”
“kesini dulu, buru-buru amat mau pergi”
“bagus nggak suaranya?” Tanya vokalis band tersebut.
            Semua orang berteriak memuji suaramu. Tak henti-hentinya mereka meneriakan nama kamu. Mereka ingin mendengarkan suara kamu lagi. Tetapi kamu menolak dan pergi. Kamu seperti artis dalam semalam. semua orang bergantian mendekati kamu. Mengajakmu berkenalan dan mengajak tukar  nomor telpon.
            Kamu hanya tersenyum menanggapi mereka. Pujian yang dating kepadamu langsung sirna berganti dengan olokan. Mungkin menurut mereka kamu terlalu sombong karena tidak mau diajak berkenalan dan tukar nomor telpon. 



March 18, 2012

0 comments:

Post a Comment