intro
Pagi
ini cuaca sangat sejuk, aku sambut pagi dengan ceria. Segera mungkin aku
bangkit dari tempat tidurku untuk memulai aktifitasku. Sebelumnya aku ingin
memperkenalkan dirimu dulu. Namaku adalah joni, Aku adalah seorang mahasiswa
ilmu komunikasi di salah satu perguruan tinggi swasta di kota ini. Saat ini aku
tinggal sendirian di rumah karena orang tua bekerja dan tinggal di kota lain.
Kesibukanku tiap pagi selain mandi adalah memberi makan hewan peliharaanku
namanya adalah baron. Baron adalah seekor kucing yang malas sekaligus
menggemaskan, karena dengan bulu yang lebat dan badan yang gemuk membuatnya
menjadi sangat menggemaskan sekaligus malas.
Setelah
selesai mandi dan sarapan sepotong roti isi aku mulai melanjutkan aktifitasku
selanjutnya yaitu berangkat ke kampus karena hari adalah hari kamis dan ada
jadwal kuliah (tawaku dalam hari). Tak lama kemudian salah satu teman ku datang
ke rumah untuk menjemputku, sebut saja dia rudi, dia anak yang baik dan pintar
karena dia selalu membantuku, contohnya waktu ujian nasional SMA tanpa dia aku
tidak mungkin bisa lulus sekolah dan dia juga sangat baik karena dia tahu aku
tidak bisa naik motor jadi dia selalu menjemputku.
Waktu
kecil aku pernah membawa sepeda motor milik ayahku tanpa sepengetahuan beliau,
kalau tidak salah waktu itu aku masih kelas 6 SD, aku belajar naik motor dari
buku pedoman sepeda motor dan dari observasi/ melihat secara langsung pada
pengguna sepeda motor. Dengan beraninya aku mencoba menghidupkan mesin motor,
saat terdengar suara mesin motor ayahku aku sangat senang karena langkah
pertama mengendari sepeda motor telah tercapai, selanjutkan aku mulai memasukan
gigi 1 dan di dalam hati ku aku berkata “it’s time” sambil mulai aku pacu
sepeda motor ayahku, aku mulai kehilangan keseimbangan karena belum terbiasa
menggunakan sepeda motor dan akhirnya aku jatuh dengan kepala mengeluarkan
darah, orang tuaku sangat kaget melihat kondisiku, langsung saja aku dilarikan
ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Untungnya luka ku tidak parah jadi
bisa langsung pulang dan bisa sembuh tanpa bekas luka, tetapi membuatku trauma
sehingga aku tidak berani mengendarai sepeda motor.
Sesampainya di kampus
aku dan rudi langsung di sambut oleh anton dan bagas yang sudah sampai lebih
dulu. Anton orang yang tampan tetapi pemalu saat ada wanita yang ingin
mendekatinya dia Cuma bisa diam dan mengeluarkan keringat dingin, sedangkan
bagas bertubuh atletis karena sering olah raga dan rajin menjaga asupan
gizinya. bersambung





0 comments:
Post a Comment