Aku merasa hari ini sangat indah. Aku menemukan
sosok wanita yang sanggup merayu matamu untuk selalu menatapnya dan ingin
rasanya berkenalan dengannya. Dia begitu indah diantara para kaum hawa yang
mengeliliku. Melihat senyumnya saja aku sudah merasa bahagia apalagi jika aku
bisa memilikinya, menjadi temannya sampai akhir nafasnya adalah hal indah yang
aku fikirkan saat ini.
Andai aku puitis akan aku buatkan puisi untuknya. Puisi
yang berisi tentang kekagumanku kepadanya. Puisi yang hanya berisi rasa cinta
yang aku rasakan saat ini. Puisi yang mengharapkan kamu mau menerimaku dengan
segala kekurangan yang aku miliki.
Andai aku seorang musisi, aku akan menciptakan lagu
rindu untukmu, dengan lirik yang begitu menyentuh dan mudah untuk diingat
sehingga kamu bisa lebih cepat merasakan rasa cintaku.
Aku tertawa dalam hati membayangkan apa yang aku
fikirkan tadi. Aku bukanlah seorang puitis yang bisa meluapkan kekagumanku
terhadapnya lewat puisi yang indah sehingga banyak orang yang mendengarkannya
akan langsung terdiam dan terpesona dengan kata-kata yang aku buat, aku juga
bukan seorang musisi yang bisa meluapkan
perasaannya melalui lagu dengan nada yang begitu indah dan membuat orang lain
ikut menyanyikan laguku.
Aku hanya orang biasa, Aku hanya bisa melihatnya
tanpa bisa menyentuhnya. Aku bisa membuka mulutku tetapi tidak bisa mengucapkan
kata dengan jelas. Aku mempunyai dua kaki tetapi tidak bisa untuk berjalan. Aku
mempunyai rambut hitam, halus, lurus dan mudah diatur sekarang telah habis
termakan penyakit yang aku derita, tetapi aku masih bisa bersyukur sampai saat
ini karena kedua mataku masih berfungsi untuk melihat walau tidak sebagus dulu
dan aku masih memiliki dua tangan yang bisa aku gunakan untuk menulis. Dengan menyucap
syukur aku marasa bahagia dengan keadaanku saat ini.
Aku memang tidak bisa memilikimu tetapi aku sangat
bahagia karena kamulah aku bisa merasa bahagia. Mungkin kamu tidak merasakan
rasa cintaku kepadamu karena aku tidak bisa menyungkapkannya kepadamu, tetapi
aku merasa telah mengucapkannya dan kamu memberiku semangat untuk terus
berjuang melawan penyakitku.
Aku ucapkan terima kasih karena senyummulah yang
membuat diriku tetap bahagia dengan keadaanku saat ini.





0 comments:
Post a Comment